pamkom kraton

PAMKOM karaton Yogyakarta sebuah organisasi sosial dalam bidang komunikasi dan pengamanan  karaton di bawah komando kertaon 1 Ambon ( R. RIYA MANGKU YUDA ) Anggota sebanyak 22 personil Terdiri dari: Karaton, Kepolisian, Marinir, Lapas Wirogunan,  Pln,  Perguruan Tinggi Diy.

PAMKOM Karaton berperan penting untuk pengamanan , Dalam satu tahun Kraton Yogyakarta mengadakan tiga kali Upacara Garebeg, yaitu Garebeg Sawal, Garebeg Mulud dan Garebeg Ageng. Setiap tanggal 1 Sawal, Kraton mengeluarkan satu buah gunungan, yang disebut dengan Gunungan Jaler (lanang). Gunungan lanang terdiri dari ragam jenis sayuran dan makanan khusus yang ditata hingga menyerupai gunung. Pada bagian puncaknya ditancapi kue tepung beras disebut mustaka (kepala). Gunungan ini juga dilengkapi rangkaian kacang panjang, cabe merah, telur itik, dan ketan, sebagai lambang kesuburan di Yogyakarta. Tradisi ini telah berjalan ratusan tahun bahkan mungkin sebelum agama Islam masuk ke Kraton Yogyakarta. Grebeg Syawal sendiri kemudian dianggap syiar bagi umat Islam sebagai agama yang dipilih Keraton Yogyakarta

Upacara dimulai dengan keluarnya Gunungan Jaler dari Bangsal Ponconiti dengan dikawal 10 Bregada Prajurit Kraton. Bregada-bregada itu antara lain, Bregada Prajurit Wirobrojo, Bregada Prajurit Dhaheng, Bregada Prajurit Patangpuluh, Bregada Prajurit Jogokaryo, Bregada Prajurit Prawirotomo, Bregada Prajurit Ketanggung, Bregada Prajurit Mantrijero, Bregada Prajurit Nyutro, Bregada Prajurit Bugis & Bregada Prajurit Surakarsa. Dipimpin oleh Manggala Yudha yaitu Panglima Prajurit Kraton Yogyakarta GBPH Yudhaningrat –adik dari Sultan Hamengku Buwono X.

Gunungan kemudian melewati Sitihinggil, Pagelaran kemudian Alun-alun Lor. Setelah upacacara pelepasan di Alun-alun Lor dengan tembakan salvo oleh Bregada Prajurit Kraton, Gunungan Jaler menuju halaman Masjid Gedhe Kraton Yogyakarta di Kauman untuk didoakan oleh Pengulu Kraton Yogyakarta KRT Kamaludiningrat. Tradisi ‘Ngalap Berkah‘ dalam upacara ini mencerminkan keyakinan sebagian masyarakat Yogyakarta bahwa Gunungan Garebeg membawa berkah dan ketenteraman masih belum luntur dan terus terjaga secara turun temurun. Setidaknya sampai saat ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: