DINASTI SANJAYA PADA TAHUN 840

DINASTI SANJAYA (HINDU SYIWA) PADA TAHUN 840

 Pikatan (840-868) mendirikan kompleks candi Rara Jonggrang di prambanan ( Hindu ) yang terdiri dari Candi utama (tiga altar,brahma, Syiwa, Wisnu), tiga candi Wahana yang lebih kecil, serta 224 candi candi kecil, untuk istrinya mendirikan candiPlaosan (Hindu, yang puncaknya mirip stupa Budha), suatu contoh sebagai toleransi beragama yang tinggi, pikatan di gantikan Kayuwangi (868-886) yang mewarisi darah Sanjaya (Garis Ayah) dan Syailindra (Garis ibu), Kayuwangi di gantikan Watu Humalang  (886-898) yang kemudian di gantikan Diah Baklitung (atau Watu kara).

 Dyah Balitung Darmadoya Maha SABU (898-910) MENGUASAI JAWA TENGAH DAN Jawa Timur, dan aktif

berolah cipta karya, a,I, pembuatan kakawin Ramayana(903), karya Mpu Yogiswara, yang menyadur dari ephos Ramayana karya Waliki, ⁷ Balitung mendirikan Prasasti Balitung (atau prasasti Mantiasih, 907), sebagai penghargaan dan pengakuan kepada sanjaya sebagai Raja besar dan pendiri bagi dinasti bagi para Raja pewarisnya di kerajaan medangpoh  pitu, Balitung memindahkan Ibukota Mataram ke madiun , jawa timur, balitung di gantikan oleh patihnya, Daksa (910-919), yang kemudian di gantikan oleh Tulodong (919-924).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: