TUGAS APSI PERSEWAAN BUKU

RANCANGAN SISTEM INFORMASI PADA PERSEWAAN BUKU TIN TIN

Nama kelompok:1.        

1 .Fatkhur Rokhman       120907612

2.Mohammad Ashari       12090784

3.Saeful Arba’I                      12090765

4.Fadriyanto                          12090766

5.Sarjiono                                12090774

6.Supriantara                       12090780

7.David Nugroho                 12100882

8.Suparno                                 12100929

9.Guspidiansi                        12090782 

10.Awi Dewi Prihatini      12100879

11.Masruri Musthofa        12090702

 


SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IFORMATIKA DAN ILMU KOMPUTER

EL RAHMA YOGYAKARTA 2011

PENDAHULUAN :

Dalam Persewaan Buku Tin tin  dikarenakan banyaknya anggota /penyewa, juga buku buku yang banyak yang terdiri dari berbagai penerbit maupun pengarang, disamping pimpinan menginginkan pelayanan yang cepat serta mengetahui jumlah denda  yang dikarenakan pengembalian terlambat, untuk itu Pimpinan Persewaan buku Tintin menghendaki system operasi dimana semua anggota maupun petugas terdata dengan baik begitu juga buku buku terdata serta dapat mengetahui dengan cepat apakah ada buku yang belum kembali sehingga dapat diketahui jumlah denda yang masuk yang diakibatkan oleh keterlambatan pengambilan .

  1. Kasus : Desain Sistem Informasi Persewaan buku Tin Tin
  1. Batasan Masalah :

Cakupan bahasan dalam persewaan Buku yang  umum terjadi adalah :

1. Pencatatan data anggota

2. Pencatatan data petugas

3. Pencatatan data penerbit

4. Pencatatan data pengarang

5. Pencatatan data judul buku

6. Pencatatan data inventaris buku

7.  Pencatatan data peminjaman dan pengembalian

8. Pencatatan data denda

9. Laporan anggota baru

10. Laporan buku baru

11. Laporan buku belum kembali

12. Laporan denda

Dalam  Persewaan buku diperlukan table yang memuat data data sebagai berikut :

  1. Tabel data :
  • No_angg
  • Nama
  • Tp_lahir
  • Tgl_lahir
  • Tgl_daftar
  • Alamat
  • Telp
  • Masa_blk
  • Judul buku
  • Pengarang
  • Penerbit
  • Th_terbit
  • Hg_beli
  • Tgl_beli
  • Tg_pinj
  • Tg_kemb
  • Status
  • Denda
  • Kode_ptg
  • Nama_ptg

Jika data data tersebut dijadikan dalam satu table maka dapat dikatakan table data tidak  normal karena bisa terjadi  anomaly karena jika ada salah satu data yang terhapus atau disisipkan maka akan berpengaruh dengan data yang lain , dapat diartikan juga basis data dapat memberikan efek samping yang tidak diharapkan misalnya menyebabkan ketidakkonsistenan data atau membuat sesuatu data menjadi hilang jika ada data lain yang dihapus untuk itu perlu Proses Normalisasi,  misalkan : penerbit pindah alamat dan ingin dihapus maka banyak data buku yang juga ikut terhapus.

3.1.        Normal Pertama (1NF)

Suatu table dikatakan dalam bentuk normal tertentu jika memenuhi kondisi kondisi tertentu. Dalam bentuk  normal pertama jika dan hanya jika setiap atribut bernilai tunggal setiap baris, jadi setiap kolom hanya mengandung satu nilai, dalam normalisasi pertama masih sering terjadi anomaly (baik anomaly peremajaan,penyisipan dan penghapusan untuk itu diperbaiki dengan normal kedua.

Masih ada atribut yang berulang misalkan masih ada data petugas yang berulang ulang mencatat buku invent maupun data anggota, begitu juga pada table buku judul buku yang sama tetapi penerbitnya lain begitu juga dengan pengarangnya

1.1.        Normal Kedua (2NF)

Pada bentuk normal kedua didefinisikan berdasarkan depedensi fungsional . Pada normal kedua jika dan hanya jika table tersebut pada bentuk normal kedua, semua atribut bukan kunci memiliki depedensi . Artinya setiap atribut bergantung sepenuhnya terhadap kunci primer dimana nama dan ttl lahir mempunyai depedensi sepenuhnya terhadap no_angg.

3.3.  nORMAL KE 3N

  1. Pedoman menggambar DAD :

1. Identifikasi terlebih dahulu semua kesatuan luar (eksternal entiti).

2. Indentifikasi semua input dan output yang terlibat dengan kesatuan luar.

3. Gambarlah terlebih dahulu diagram konteks (context diagram)

4. Gambarlah bagan berjenjang yang ada pada semua proses di sistem

5. Gambarlah DAD untuk overview diagram (level 0) berdasarkan proses di bagan berjenjang.

6. Gambarlah DAD untuk level-level berikutnya yaitu level 1 dan seterusnya.

Yang perlu diperhatikan dalam pembuatan data flow diagram :

  1. Kesatuan luar (external Entity
  2. Alran data dimana aliran data mengalir diantara process, simpanan data dan kesatuan luar, aliran data dapat berupa masukan untuk system atau hasil dari proses/laporan.
  3. Proses
  4. Penyimpanan data

4.1.  Identifikasi Kesatuan Luar (Eksternal entiti)

Kesatuan luar yang berhubungan dengan sistem informasi persewaan buku. Kesatuan

luar ini merupakan kesatuan diluar sistem selain bagian pengolah data. Kesatuan luar

ini merupakan sumber data dan tujuan data hasil pengolahan sistem.

  • Anggota
  • Petugas
  • Pimpinan Persewaan buku

4.2.  Indentifikasi semua input dan output yang terlibat dengan kesatuan luar

Input output yang terlibat dengan eksternal entiti pada sistem informasi persewsaan buku

Untuk Anggota : input data anggota, data pinjam, data kembali

Untuk Petugas : Input data Data petugas , out put : Lap anggota baru, lap buku baru, lap buku belum kembali dan laporan denda

Untuk Pimpinan input semua data buku dan data denda , out put semua laporan yang dikirim petugas

4.3.  Diagram Kontek :

Pada tahap ini digambarkan sistem secara garis besar (top level). Konteks

diagram ini menggambarkan secara keseluruhan dari sistem yang akan

dikembangkan yang meliputi seluruh eksternal entiti yang terlibat dan arah arus

data yang masuk ke sistem dan yang keluar dari sistem. Setelah konteks diagram

kemudian digambarkan lebih rinci lagi dalam level 0, level 1, level 2, dst

4.4.  Bagan Berjenjang :

4.5. DAD level O system Informasi Persewaan buku :

Untuk menghindari kerumitan dalam membaca alur data dalam DAD level O dapat digambarkan setiap proses :Data level 0 data


Keterangan :

3.1. Laporan Buku baru terdiri dari data penerbit, pengarang, jdl buku,inventarisdilaporkan ke Pimpinan

3.2. Laporan Anggota Baru terdiri dari data anggota yang melaporkan petugas untuk dilaporkan ke pimpinan

3.3.Laporan Buku belum kembali terdiri dari data anggota, dt invent,dt jdl bukudisertai data petugas  dilaporkan ke pimpinan

3.4. Laporan denda terdiri dari data denda data invent dt jdl buku, dt anggota dari data petugas disampaikan ke pimpinan

Kamus data table :

  1. Tabel Pengarang : nama table : PENGARANG, kunci table : kd_peng

Kegunaan : menyimpan data pengarang

  1. Tabel Penerbit : nama table :PENERBIT, kunci table :kd_pnb

Kegunaan : menyimpan data penerbit

  1. Tabel Anggota : nama table : ANGGOTA, kunci table : no_angg

Kegunaan menyimpan data anggota persewaan

  1. Tabel judul buku:  nama table :JDL_BUKU, kuci primer kd_bk

Kegunaan menyimpan data buku di persewaan

  1. Tabel Inventaris Buku : nama table : INVENBUKU, kunci table : no_inv

Kegunaan : menyimpan data inventaris buku

  1. Tabel Petugas: nama table : ANGGOTA kunci table : No_anggota

Kegunaan : menyimpan data petugas

  1. Tabel Pinjam : nama table : PINJAM, kunci table : no_anggota

Kegunaan menyimpan data penminjaman buku oleh anggota

  1. Tabel Denda : Nama table : DENDA kunci table : no_anggota

Kegunaan menyimpan data denda yang terlambat

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: