SETELAH BERHENTI SEBAGAI WAPRES RI, BERTUGAS SEBAGAI GUBERNUR DIY

Semasa pemerintahan RI dalam cakupan Lokal

  1. Ketika penduduk yagya berkembang dan  memerlukan papan HB IX member mereka izin untuk menempati lahan di sebelah dalam dan di luar benteng Baluwerti¹⁶³⁴
  2. Ketika Yagyakarta memerlukan Industri HB IX mendirikan Pabrik Gula “Madukismo”¹⁶³⁵ dan mengane ragamkan  jenis tanaman  tembakau (tahun 1957).¹⁶³⁶
  3. Ketika pejabat masih (miskin) gemar Fedolisme .¹⁶³⁷  HB IX tak segan “Nongkrong” di warung Sate “puas” Kaliurang, atau sireng-sireng desa Kampung dengan Jep, ¹⁶³⁸

Setelah tidak menjabat sebagai Wapres HB IX kembali menjalankantugas sebagai Gubernur Kepala daerah Istimewa Yogyakarta, Hingga Fafat (tahun 1978-1988), DIY di bentuk berdasarkan UU No. 19 tahun 1950. Kedua UU tersebut tidak menyinggung soal jabatanKepala daerah atau wakilnya, hanya menyebut soal wilayah setatusnya setaraf dengan daerah tingkat I (propinsi), kedudukan daerah Ibukota daerah Yogyakarta, jumlah Anggota DPRD, dan rincian urusan rumahtangga daerah.

DIY merupakn daerah yang termasuk berpenduduk padat, Luas wilayah DIY meliputi sekitar 3.142 Km², termasuk 105Km² daerah enclave dari luas tersebut 58% di peruntukan buat usaha sector argikultur, 27% untuk rumah tangga. DIY terdiri atas 5daerah  Tingkat II, yaitu Kabupaten Kulonprogo (578 Km²), Sleman (525 Km²), Bantul (509 Km²), Gunung Kidul (1.633 Km²), dan Kota Yogyakarta (32 Km²).

Dasar penunjukan HB IX sebagai Kepala daerah dan PA VIII sebagai Wakilnya mengacu pada UU No. 22 tahun 1948 pasal 18  ayat 5 dan 6. Di situ di sebutkan, kepala DIY di angkat oleh presiden dari keturunan keluarga yang berkuasa di daerah itu, di zaman sebelum RI, dan yang masih menguasai daerahnya, dengan sarat-sarat kecakapan, kejujuran dan kesetiaan, dan mengingat adat istiadat daerah itu, Presiden Soekarno Mengangkat HB IX (36 tahun) dan PA VIII  (36 tahun), masing-masing menjadi kepala daerah dan wakil daerah untuk DIY di tahun 1948 berdasarkan UU itu.

Demikian demikian pengangkatan HB IX dan PA VIII sebagai Gubernur KDH dan wakilnya melekat pada pribadi dan tidak dapat di wariskan,bahkan UU no.5 tahun 1974 menyatakan bahwa keistimewaan DIY akan berakir karena untuk jabatan Gubernur Kepala daerah akan di pilih oleh DPD, ketika HB X Wafat.¹⁶³⁹

Soeharto (63 tahun) di pilih lagi menjadi  Presiden RI Ke-5 dan Jendral (purn.) umur Wirahadikusumo sebagai Wapres (tahun 1983-1988) oleh MPR yang baru (maret 1983).

Soeharto (66 tahun) di pilih lagi sebagai Presiden RI Ke-6 dan Jendral (purn.) Soedarmono (61 tahun) sebagai Wapres (tahun 1988-1993), oleh MPR yang baru di bentuk (maret 1988). Kekuasaan Soeharto kini tak tertandingi oleh siapapun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: