ATAS KESEPAKATAN MANGKUBUMI DI NOBATKAN SEBAGAI HB X TANGGAL 7/3/1989

Di hadapan ke empat Istri ,HB IX pernah menyatakan bahwa seorang pun  di antara mereka bersetatus permeisuri, manakala demikian, apakah tidak akan  adea putra di angkat sebagai putra mahkota? Apakah sebagai Hint bahwa HB IX adalah sultan Yogyakarta terakir bertahan selama 48,5 tahun?¹⁶⁴⁷ tak seorangpun dapat mengurai clue ini, saat itu, sementara itu, sang waktupun  berlalu.

Konon terjadi “sedikit silang pendapat” antara kubu putra tertua HB IX, Harjunodarpito atau mangkubumi SH (dari istri ke-2 yang sudah wafat), dan kubu putra ke-2 HB IX , Murtyanto atau hadi Kusumo SH (dari  istri Ke1 yang masih ada). Tentu masing- masing kubu mempunyai argument.¹⁶⁴⁸ konon kabarnya, Hadikusumo berpeluang menjadi Sultan, sedangkan Mangkubumi sebagai Gubernur DIY.

Akirnya atas dasar kesepakatan Mangkubumi di nobatkan sebagai Sultan, bergelar sebagai Hamengkubuono X (7/3/1989), Haji HB X menikah dengan Tatik, putrid Kolonel (Purn) Supono Digdosastropranoto, ataun GKR Hemas setelah istri satu-satunya ini di angkat sebagai permeisuri, HB IX peputa 5 orang, semua Putri. Perkara suksesi tahta kelak, bila ada, tentu di selesaikan pula menurut kadernya.¹⁶⁴⁹

Mengenai pengisian lowongan Gubernur DIY sepenuhnya wewenang pemerintah pusat, karena jabatan Gubernur dan Wagub seumur hidup melekat pada diri pribadi HB IX¹⁶⁵⁰ dan PA VII yang tak dapat di wariskan, Meski HB X dinilai cukup matang berpolitik dan berorganisasi, namun pemerintah pusat sangat berhati-hati dalam hal yang sensitive ini, bila HB X (43 tahun) di angkat sebagai Gubernur, maka HB X maupun, dan utamanya, PA VIII  (79 tahun,yang masih kepernahj Paman), mungkin menemui koridor psikologik dalam hormat-menghormati antar keduanya; mengingat pula anak keponakan pun jauh lebih muda.¹⁶⁵¹ juga selama HB IX bertugas di pusat, pemerintah  DIY telag di laksanakan PA VIII dengan baik ( tahun 1949-1978).

Mengingat perbedaan usia antara HB X dan PA VIII, mungkin jabatan Gubernur DIY sengaja di biarkan dalam setatus QUO hingga masa jabatan PA VIII sebagai Wagub berakir. Pusat menerapkan keputusan tanpa resiko: “Let Nature Takes Its Course.”¹⁶⁵²

Soeharo (71 tahun ) di pilih lagi menjadi Presiden RIn ke-7 dan Jendral (Purn). Try Sutresno (58 Tahun) sebagai Wapres (tahun 1993-1998), oleh MPR yang baru (maret 1993). Kekuasaan Soeharto mulai mendapatkan “Pendamping” (juga dari unsure) ABRI. Ada presepsi hubungan Soeharto-ABRI sebagai baruan resiprokal dan konfidensi (atau ketidak kepercayaan ?), Soeharto, yang Jendral (Purn), membentuk kbinet baru yang di dominasi nonproponen ABRI, sedangkan ABRI memposisikan Soetresno sebagai calon pengganti Soeharto.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: