B. Wisata Jogja

B.     WISATA PANTAI

1.      Gumuk Pasir

Gumuk pasir Parangtritis merupakan sebuah warisan dunia (world heritage), sebagai bentukan endapan pantai yang mencapai ketinggian 20 mpl.  Di dunia hanya ada di 4 negara, salah satunya di Indonesia yaitu di Parangtritis. Selain sebagai laboratorium alam berbagai cabang ilmu kebumian fenomena alam gumuk pasir membentuk ekosistem yang khas.

2.      Pantai Samas

Pantai Samas ini dikenal memiliki ombak yang besar dan terdapat delta-delta sungai dan danau air tawar yang membentuk telaga. Telaga-telaga tersebut digunakan untuk pengembangan perikanan, penyu, dan udang galah serta berbagai lokasi pemancingan.  Disebelah Barat terdapat Pantai Patehan dengan panorama yang indah Lokasi : di Desa Srigading, Kec. Sanden kurang lebih 24 Km dari yogyakarta ke arah Selatan. Atraksi/Event Wisata : Upacara Kirab Tumuruning Maheso Suro, Labuhan Sedekah Laut, Pentas Seni Budaya ( liburan dan lebaran ). Fasilitas Terminal. Tempat Parkir, MCK, Penginapan, Rumah Makan, SAR, Jaringan Listrik, Mushola dan Sarana Transportasi. dengan Tiket masuk: Rp. 1.100,- / pengunjung ( termasuk Asuransi Rp. 100,- Angkutan Umum : Rute jalur Bis ; : Yogyakarta ( Terminal Bis Umbulharjo ) – Pantai Samas Rp. 2.000,0/orang.

3.      Pantai Siung

Pantai ini terletak di desa Purwodadi Kecamatan Tepus, berjarak + 35 Km dari Wonosari dengan prasarana jalan aspal sampai di tepi pantai. Pantai Siung merupakan cekungan laut yang diapit 2 bukit dengan tebing terjal yang dihiasi relief perbukitan Kars dan memungkinkan sebagai lokasi olahraga panjat tebing. Kerindangan daerah sekitarnya merupakan tempat habitat kera ekor panjang. Dengan hamparan pasir putih serta ombak yang tidak begitu besar, merupakan tempat yang nyaman bagi nelayan untuk mencari ikan laut yang beraneka ragam jenisnya. Pada saat-saat tertentu, para wisatawan juga bisa menikmati sajian kesenian khas daerah yaitu atraksi seni Doger.

4.      Pantai Ngandong

Merupakan pantai landai yang berpasir putih, sangat nyaman untuk bersantai dan berjalan menyusuri pantai.

5.      Pantai Sundak

Pantai ini terkenal dengan panorama alam hijau yang menyatu dengan suasana pantai yang menyegarkan, biasa digunakan sebagai ajang lokasi perkemahan bagi wisata remaja.

6.      Pantai Krakal

Pantai Krakal dapat dicapai melalui jalan sepanjang 6 kilometer dari kawasan pantai Kukup, sehingga pantai Krakal merupakan mata rantai perjalanan setelah mengunjungi pantai Baron dan pantai Kukup. Jarak pantai Krakal dari Yogyakarta lebih kurang 65 kilometer dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 3 jam. Perjalanan menuju pantai Krakal ini juga melintasi bukit – bukit kapur, diselingi dengan teras – teras batu karang. Hal ini merupakan ciri dari daerah karst yang dikelola penduduk. Berdasarkan penelitian geologis, pada zaman yang silam, daerah ini merupakan dasar dari lautan yang oleh proses pengangkatan yang terjadi pada kerak bumi, dasar laut ini semakin lama semakin meninggi dan akhirnya muncul sebagai dataran tinggi. Batu – batuan karang yang nampak pada waktu itu merupakan bekas rumah binatang karang yanghidup di air laut saat itu. Pantai Krakal merupakan pantai yang paling indah, di antara seluruh hamparan pantai di sepanjang pulau Jawa. Pantai ini akan dibangun menjadi kawasan pantai dan perkampungan wisatawan, khususnya wisatawan asing, semacam tourist resort Nusa Dua di pulau Bali. Pantai Krakal, bentuk pantainya landai, berpasir putih, terhampar sepanjang lebih dari 5 kilometer. Pantai ini menerima panas matahari dari pagi hingga petang hari sepanjang tahun. Angin laut yang terhembus sangat sejuk, ombaknya cukup besar.

7.      Kawasan Wisata Pantai Parangtritis

Sejak zaman dahulu, komplek pantai Parangtritis telah terkenal, tidak saja sebagai kawasan rekreasi pantai, tetapi juga terkenal sebagai tempat yang memiliki banyak peninggalan sejarah, khususnya yang berkaitan dengan legenda Kanjeng Ratu Kidul atau Ratu Penguasa Laut Selatan. Kompleks Parangtritis terletak 27 kilometer dari Yogyakarta lewat Kretek. Untuk mencapai kawasan ini, para pengunjung dapat menempuh salah satu dari dua jalur jalan:

Jalur jalan pertama :

Dari terminal Umbulharjo melalui Pojok Beteng wetan (tenggara) Kraton Yogyakarta lurus ke selatan sampai ke Obyek Wisata Kompleks Pantai Parangtritis.

Jalur jalan kedua :

Dari terminal Umbulharjo melalui daerah Imogiri (makam Raja – Raja Mataram) dan desa Siluk dengan jalan naik turun sambil menikmati pemandangan yang indah, hingga sampai ke Kompleks Obyek Wisata Pantai Parangtritis.

Jalur kedua ini berjarak ± 10 km lebih jauh dibandingkan dengan jalur pertama menggunakan Bus Umum dengan trayek tetap.

  • Parang Wedang :

Suatu sumber mata air panas bermineral yang tidak pernah kering sepanjang tahun, yang sering digunakan pula untuk menyembuhkan penyakit kulit.

  • Parang Kusuma :

Tempat ini dianggap sebagi tempat yang paling sakral dari seluruh kompleks kawasan Parangtritis, dimana menurut kepercayaan Jawa, merupakan tempat pertemuan antara Raja – raja yang memerintah kerajaan Yogyakarta dengan kanjeng Ratu Kidul. Pertemuan ini terjadi pada sebuah batuan yang merupakan sisa kegiatanvulkanis dimasa silam (post volcanic) yang merupakan suatu batuan intrusi di tengah hamparan pasir pantai, dengan nama watu gilang dan fasilitas yang ada seperti penginapan, Masjid, Rumah, makan dan Toilet.

  • Dataran tinggi Gambirowati :

Dataran tinggi Gambirowati merupakan salah satu tempat yang memiliki pemandangan indah ke kompleks pantai Parangtritis dan ke laut lepas di sekitarnya. Tempat ini dapat dicapai dengan menyusur jalan dari Parangtritis ke arah Panggang dan Goa Langse, yang merupakan jalan menanjak ke perbukitan.Bukit Gupit yang ada di jalan ini, sering dipergunakan sebagai tempatstart/meloncat para pecinta olahraga layang gantung (gantole).

  • Goa Langse :

Merupakan goa pertapaan yang berwujud suatu lorong di bawah batu karang,yang mulutnya menghadap kearah laut lepas. Goa ini dapat dicapai dengan menuruni batu karang yang terjal, dan berbatuan melalui tangga dari tali atau bambu, untuk itu diperlukan suatu keberanian yang prima dan ketrampilan khusus. Pada saat air laut pasang, mulut goa ini tertutup oleh air laut, sehingga untuk masuk atau keluar dari goa, hanya dapat dilakukan pada saat air laut surut.

  • Makam Syeh Bela – Belu :

Terdapat di bukit Pemancingan, yang dianggap sebagai makam yang keramat. Makam ini banyak dikunjungi oleh para peziarah, utamanya pada hari Jum’at dan Selasa Kliwon.

8.      Pantai Kukup

Berwisata ke pantai Kukup, merupakan mata rantai dari kunjungan rekreasi ke pantai Baron, sebab jarak diantara kedua pantai tersebut lebih kurang hanya 1 kilometer, bisa ditempuh dengan jalan setapak. Pantai Baron berpasir putih kekuning – kuningan. Goa – goa karang yang teduh, serta ikan hias air laut banyak didapati di daerah ini dan sangat memikat para wisatawan. Menikmati keindah-an salah satu pantai laut Indonesia yang sangat mem-pesona, wisatawan bisa naik ke bukit karang di pinggir pantai antara Baron dan Kukup, melalui jalan – jalan setapak. Adapun berbagai jenis ikan hias air laut dapat disaksikan pengunjung melalui Aquarium ikan hias air laut yang ada di Pantai Kukup.

9.      Pantai Glagah atau Congot

Pantai Glagah terletak di Kabupaten Kulon Progo, lebih kurang 40 km dari kota Yogyakarta. Pantai ini dapat dicapai dengan kendaraan pribadi atau dengan kendaraan umum bus atau micro – bus jurusan Yogyakarta-Purworejo hingga di persimpangan jalan menuju pantai Glagah. Dari persimpangan jalan ini, para pengunjung yang tidak mem-bawa kendaraan sendiri dapat meminta jasa “ojek”, yakni membonceng kendaraan bermotor beroda dua. Bagi para pecinta hiking, menempuh jarak tersebut dengan jalan kaki merupakan perjalanan yang sehat dan mengasyikkan. Pantai Congot berjarak sekitar 1,5 kilometer dari pantai Glagah, kedua pantai tersebut telah dihubungkan dengan jalan beraspal.

10. Pantai Trisik

Pantai ini terletak lebih kurang 37 kilometer dari kota Yogyakarta dan dapat dicapai melalui Palbapang. Dari simpang Palbapang ini kemudian membelok ke arah Srandakan, kemudian dilanjutkan ke daerah Brosot dengan melintasi jembatan yang melintang di atas sungai Progo sepanjang lebih kurang 600 meter. Dari daerah Brosot, perjalanan sepanjang 5 kilometer ke arah pantai Trisik dapat dicapai dengan sarana transport lokal yang berupa dokar atau andhong (sado, kereta kuda khas Yogya). Jarak Yogyakarta – Trisik ini dapat ditempuh dengan kendaraan umum micro bus sampai ke pantai. Pantai Trisik merupakan kawasan wisata yang menarik, utamanya bagi para pemancing ikan, karena di sungai (terusan) Gunsairo yang terdapat didaerah banyak dihuni ikan – ikan besar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: